Yang Harus Kamu Tau dari Layanan Streaming Podcast
Podcast itu radio ya?



Sebagai anak muda yang doyan banget overthinking sambil dengerin lagunya Teh Rossa yang liriknya "Ku menangooossss~", pasti kisanak juga memanfaatkan layanan dari salah satu perkembangan teknologi streaming. Udah nggak asing kan sama layanan streaming yang hampir mirip-mirip sama Radio? Layanan streaming yang lagi digemari sama hampir semua orang ini kita kenal dengan podcast. Hari ini Qatros bakal bahas tuntas tentang Podcast nih. Simak yaa!

Seperti yang udah kalian tau nih, akhir-akhir ini teknologi streaming semakin berkembang di Indonesia. Kalo dulu kisanak udah mulai bisa dengerin lagu tanpa harus download, beberapa tahun terakhir kisanak juga mulai bisa mendengarkan rekaman audio yang mirip sama radio lewat layanan streaming yang kita kenal sebagai podcast.

Buat kisanak yang udah sering banget menggunakan layanan streaming untuk mendengarkan podcast, kayaknya kisanak cukup familiar dengan ciri khas podcast yang bisa didengarkan secara streaming. Biasanya selama mendengarkan podcast melalui layanan streaming, kisanak akan jarang sekali mendengarkan iklan atau alunan musik berkepanjangan. 

Sedangkan kalau kisanak mendengarkan radio, kisanak harus terbiasa dengan iklan yang akan tayang di tengah-tengah obrolan para penyiar. Ada juga musik yang dimainkan ketika sesi jeda. Kisanak juga nggak bisa seenaknya ganti saluran untuk mendengarkan topik yang kisanak suka ketika mendengarkan radio. Karena radio biasanya harus dilakukan secara live. Hal ini yang membedakan layanan streaming podcast dan radio.

Sejarah Podcast

Kita flashback dulu nih gengs ke tahun 2005, tahun di mana Podcast pertama kali muncul dan berkembang. Perkembangan pesat layanan streaming podcast ini terjadi pada tahun 2007 ketika mulai banyak penyiar yang sadar dengan eksistensi podcast di tahun 2005. Tahun 2007 adalah momentum terbesar dalam perkembangan layanan streaming podcast hingga tahun 2011.

Kata podcast sendiri ternyata diambil dari gabungan dua kata yaitu iPod dan Broadcasting. Seperti yang udah kalian tebak ketika melihat ada kata iPod, perkembangan layanan streaming podcast nggak akan pernah sebesar ini tanpa andil dari Apple.

Untuk mendapatkan audio podcast, Apple menciptakan sebuah konsep dengan cara berlangganan dan mengunduh layanan streaming podcast ke dalam iPod pada saat iPod baru-baru aja diluncurkan oleh Apple. Tapi dengan seiring berkembangnya waktu, kalian udah nggak perlu lagi harus punya Apple untuk mendengarkan layanan streaming podcast.


Jenis-jenis Podcast

1. Interview Podcast

Kisanak pasti udah sering denger opening podcast yang bunyinya five, four, three, two, one, close the door kan? Nah podcast yang digarap sama Om Dedy itu termasuk podcast interview karena di dalamnya ada seorang host yang mewawancarai narasumber yang berbeda di setiap episodenya.

2. Solo Podcast

Jenis solo podcast ini bukan berarti yang punya orang Solo ya! Solo podcast di sini berarti hanya dilakukan oleh satu orang dengan cara monolog untuk menyampaikan opini atau bercerita.

3. Multi Host Podcast

Seperti namanya nih, jenis multi host podcast ini mempunyai konsep dengan banyak host di dalamnya. Biasanya podcast jenis ini terdapat dua host atau lebih dan topik yang disuguhkan berupa diskusi.


Cara Membuat Podcast

Nah kalau tadi udah baca banyak banget tentang podcast, pasti kisanak makin penasaran kan gimana caranya untuk mulai buat podcast? Tenang, Qatros punya tips buat kisanak yang ingin belajar bikin podcast. Simak nih!

1. Siapkan tempat ternyaman 

Karena ini adalah sebuah podcast. Qatros menyarankan kisanak untuk mempersiapkan tempat ternyaman yang bisa kisanak temukan di rumah atau di manapun kisanak mau. Yang penting jangan rumah tetangga apalagi rumah Pak RW ya! Jangan lupa untuk membuat tempat itu menjadi kedap suara, biar nggak ada suara yang masuk dan keluar dari ruangan itu.

2. Sediakan peralatan

Namanya juga ingin membuat sesuatu, pasti kisanak butuh perlengkapan dan peralatan yang harus dipersiapkan. Ingat! Kisanak membuat podcast, bukan membuat demo masak. Jadi persiapkan peralatan yang sesuai untuk kebutuhan podcast ya.

3. Tentukan niche podcast

Niche podcast ini penting banget karena niche ini adalah suatu hal spesifik yang akan kalian bicarakan di dalam podcast kalian nanti. Kisanak harus mulai menentukan niche podcast apa yang harus dibawa supaya nantinya kisanak dapat membuat konten yang unik dan spesial.

4. Rekam dan edit hasil podcast

kalau semuanya udah dipersiapkan dengan baik dan matang, saatnya eksekusi dengan merekam suara kisanak yang merdu. Jangan lupa kalau nanti udah jadi, kisanak harus mengeditnya lagi, supaya semakin enak di dengar.

Nah kisanak sekarang udah tau kan soal Podcast? Sekarang saatnya kisanak mulai bikin layanan streaming podcast, mulai aja dari cerita tentang pengalaman paling menyedihkan. Contohnya pengalaman akun Tinder kalian yang sepinya sama kayak Taman Makam Pahlawan Jogja.

Latest Posts

Sign in to leave a comment
Metode Development Software: Waterfall dan Agile, Mana Yang Lebih Efektif?
Kali ini, startup Jogja, Qatros Teknologi Nusantara akan membahas tentang dua metode development software yakni waterfall dan agile.