Training Teknologi: Cara Singkat Pelajari Skill Baru
Training teknologi bisa kisanak gunakan sebagai jalan singkat untuk mempelajari skill baru. Tapi, jangan lupa diulang terus, ya!


(©Qatros.com/Rudy Wijanarko)

Training merupakan salah satu sumber keilmuan non-formal yang bisa dilakoni dalam jangka waktu pendek. Dalam jangka waktu yang pendek tersebut, ada goal yang dipatok yakni memahami pengetahuan baru dan/atau memiliki skill baru. 


Keseriusan tiap-tiap individu akan berpengaruh terhadap hasil dari program training yang diikuti. Dan jangan lupakan faktor penyedia layanan training. Semakin kredibel dan berpengalaman penyedia layanan training, semakin matang program yang mereka rancang untuk para pesertanya.


Teknologi selalu menjadi materi training yang panas untuk disampaikan. Perkembangan teknologi terus bergulir hingga kini. Maka dari itu selalu ada yang baru untuk dipelajari dalam ceruk ini. 


Teknologi telah menjadi perpanjangan tubuh yang memudahkan atau malah mengobjektifikasi hidup manusia. Siapa yang paling cepat mengikuti perkembangan teknologi, mereka akan mempunyai modal besar untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat. 


Startup Jogja, Qatros Teknologi Nusantara diinisiasi oleh praktisi-praktisi berpengalaman yang memiliki semangat besar untuk terus belajar serta membagikan ilmu yang mereka miliki.  Dua pengampu Qatros, Lutvi Rosyady (CEO Qatros) dan Ibnu Fajar Yunardi (CPO Qatros), tercatat pernah berkontribusi aktif selama beberapa periode sebagai pembimbing para akademia sekaligus perancang kurikulum di Binar Academy. 


Selain berdedikasi untuk membagikan pengalaman yang mereka miliki untuk pihak-pihak yang haus akan pengetahuan, Lutvi Rosyady dan Ibnu Fajar Yunardi membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya bagi praktisi berpengalaman lain untuk bergabung sebagai pemateri pada layanan training teknologi yang dirancang oleh Qatros Teknologi Nusantara. Cakupan training teknologi antara lain: soft skill dan hard skill untuk posisi Quality Assurance, Front-End Engineer, Back-End Engineer, serta Product Manager.


Materi dari training teknologi yang digagas oleh Qatros secara spesifik berisikan 70 persen praktek dan 30 persen teori. Berikut pilihan layanan training teknologi yang disediakan oleh Qatros Teknologi Nusantara:


Godog

Godog merupakan layanan training teknologi dengan format 'specific-house training'. Layanan training teknologi ini dikhususkan bagi organisasi/perusahaan yang memerlukan bantuan tenaga berpengalaman untuk meningkatkan skill para anggotanya. 


Klien dapat memilih lokasi yang tepat untuk berlangsungnya program training teknologi. Qatros Teknologi Nusantara akan menggodok materi training sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh klien.


Guyub

Guyub merupakan layanan training teknologi yang diperuntukkan bagi publik. Training dihelat di lokasi yang ditentukan dan peserta yang berminat harus memesan kursi untuk ikut serta. Penyampaian materi tentu akan menjadi menu utama, namun peserta training juga berpotensi untuk membuka network baru di setiap seri acara Guyub. 



Jonggrang

Jonggrang merupakan layanan training teknologi dengan format bootcamp. Bootcamp akan disesuaikan dengan kebutuhan pendaftar yakni untuk keperluan individu atau keperluan tim. 


Untuk keperluan individu, Qatros akan menempatkan peserta di sebuah grup belajar. Peserta akan didorong untuk mencapai goal tertentu (sesuai dengan kurikulum) dengan milestones tambahan seperti mampu berkomunikasi dengan rekan satu grup, membuka jaringan sosial baru, dan lain-lain. 


Untuk keperluan tim, Qatros akan mengkonstruksi kelas dengan atmosfer yang mendukung peserta untuk meningkatkan skill masing-masing juga membangun kerjasama antar individu.

Apabila kisanak ingin mengikuti training, persiapkan diri dengan mental untuk terus belajar. Ilmu yang kita dapatkan perlu untuk dipraktekkan secara rutin agar kemampuan terus terasah. Jangan lupa bagikan konten ini kepada orang-orang terdekat ya, kisanak!


Sign in to leave a comment
Kolaborasi: Satu Kunci Atasi Permasalahan-Permasalahan Bisnis
Memilih dengan siapa kita akan berkolaborasi bisa menjadi salah satu kunci untuk mengatasi permasalahan-permasalahan bisnis yang kita alami.