Perkembangan Startup di Indonesia dan Jogja dalam 5 Tahun ke Depan
Perkembangan Startup di Indonesia semakin tumbuh dengan pesat. Jogja sendiri telah menjadi salah satu tempat para Startup untuk berkembang. Lantas, bagaimana sih perkembangan Startup Jogja dalam 5 tahun ke depan?

Perkembangan Startup di Indonesia dan Jogja dalam 5 Tahun ke Depan

Perkembangan Startup di Indonesia dan Jogja dalam 5 Tahun ke Depan
 

Perkembangan Startup di Indonesia semakin tumbuh dengan pesat. Jogja sendiri telah menjadi salah satu tempat para Startup untuk berkembang. Lantas, bagaimana sih perkembangan Startup Jogja dalam 5 tahun ke depan?


Mendengar kata startup, pasti yang ada di pikiran kisanak adalah sebuah kantor yang penuh dengan bean bag dan kursi bulat gantung yang bisa berayun-ayun. Nggak ketinggalan nuansa cerah dari ragam pernak-pernik interior di dalamnya. Udah dijamin kalau kisanak mendengar kata startup itu pasti langsung berpikir sama suasana kerja yang super fun dan seru!

Perkembangan startup yang ada di Indonesia, sendiri ditandai dengan munculnya dua gelombang penggiat startup. Gelombang startup pertama adalah para penggiat startup yang banting setir dari dunia kerja konvensional, sedangkan gelombang startup kedua adalah para pekerja indonesia yang bekerja di luar negeri dan kembali ke Indonesia untuk membuat startup.

Menurut prediksi para pengamat ekonomi, nilai pasar ekonomi Asia Tenggara dikabarkan bakal mencapai angka $US 240 Miliar atau sekitar 3,3 Kuadriliun. Indonesia sendiri sebagai sebuah negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara juga dikabarkan bakal pasti menjadi salah satu kontributor utama. Perkiraannya sih, kontribusi Indonesia bakal mencapai 50 persen Gross Merchandise Value (GMV) di wilayah Asia Tenggara.

Kira-kira bagaimana sih perkembangan startup di Indonesia dalam 5 tahun ke depan?

Perkembangan Startup di Indonesia dan Jogja dalam 5 Tahun ke Depan


1. Pendanaan Singapura bakal Kalah dengan Indonesia

Menurut Catcha Group dari hasil penelitian mereka, jumlah pendanaan startup di Singapura mulai menurun dari akhir tahun 2014. Sedangkan pendanaan startup di Indonesia mulai naik dari awal tahun 2015. Diperkirakan pada tahun 2025 mendatang, total pendanaan dari investor di Indonesia bakal mengalahkan Singapura. Karena Indonesia lebih berpeluang untuk mendapatkan pendanaan dari investor asing dan lokal jika dilihat dari rasio penduduk..


2. Indonesia bakal menjadi negara dengan nilai startup lebih dari $US 100 Juta terbanyak di Asia Tenggara

Saat ini Singapura memiliki predikat sebagai negara dengan jumlah startup Nexicorn terbesar di Asia Tenggara, dalam 50 tahun kedepan jumlah populasi kelas menengah di Singapura juga bakal menurun. Sedangkan di Indonesia sendiri diprediksi bakal menjadi negara dengan jumlah populasi kelas menengah terbanyak dalam 50 tahun ke depan. Dan bisa dipastikan juga, startup-startup yang sudah ada saat ini bakal memiliki nilai lebih dari $US 100 juta dalam lima tahun ke depan. Itu artinya, Indonesia diperkirakan bakal menduduki posisi ketiga sebagai negara di Asia tenggara dengan jumlah startup Nexicorn terbesar, mengalahkan Filipina, Thailand, Malaysia, dan Singapore.


3. Bakal ada setidaknya 2 Startup Unicorn dari sektor Fintech dan Healthtech

Saat ini, banyak dari investor startup yang memberikan pendanaan di sektor E-Commerce sebesar 60% dari Investor asing dan 43% dari investor lokal. Nggak menutup kemungkinan juga kalau nanti dalam lima tahun ke depan, para investor bakal mulai menjajal pendanaan sektor baru. Dan salah dua yang paling dilirik saat ini adalah sektor teknologi finansial dan kesehatan. Pasalnya, saat ini dua sektor baik fintech dan healthcare menjadi primadona dalam hal investasi. Kedua sektor startup ini masing-masing mendapatkan 70% pendanaan dari investor asing, 64% pendanaan dari investor lokal bagi startup fintech dan 20% pendanaan dari investor asing, 29% pendanaan dari investor lokal bagi startup healthcare.


Terus bakal seperti apa ya perkembangan startup di Jogja dalam 5 tahun ke depan?


Kisanak tau nggak sih kalau sekarang, di Kota Jogja ini udah menjamur banyak startup? Bisa dibilang kalau perkembangan startup di Jogja ini super pesat dan dinamis. Banyak startup yang hadir di Jogja dengan membawa ide-ide yang bagus dan spektakuler.


Percaya nggak percaya nih, tapi harus percaya, ternyata di tahun 2017 sendiri udah ada 115 startup digital yang ada di Jogja. Dari 115 startup yang udah ada di Jogja tahun 2017, sebanyak 86 di antaranya adalah startup asli Jogja.


Menurut persentasenya sendiri, startup di Jogja didominasi oleh Software House (21,5%) yang disusul startup commerce (11%),  fintech (10%), dan digital agency (8%). Kebanyakan dari startup-startup di Jogja masih digerakkan oleh 2-5 orang dan sebagiannya lagi merupakan single player.


Dalam lima tahun ke depan, nggak bisa dipungkiri lagi kalau perkembangan startup di Jogja bakal semakin pesat dan dinamis. Diprediksi juga kalau nanti bakal semakin banyak startup-startup dari luar yang hadir di Jogja.


Namun masih ada PR besar nih kisanak bagi para pendiri startup di Jogja. Karena usut punya usut, ternyata sebanyak 69% startup di Jogja per tahun 2017 masih beroperasi dengan pendanaan sendiri. Pun di Jogja sendiri masih ada 48% startup yang belum memiliki legalitas dalam bentuk badan usaha.


Jujur deh, dengan hadirnya startup di Jogja justru membuka banyak peluang bisnis dan pekerjaan bagi banyak orang. Sektor ekonomi di Kota Jogja pun semakin naik karena kehadiran startup. Menurut kamu gimana nih kisanak? Komen dong pendapatmu di bawah!


Sign in to leave a comment
Selamat Tinggal iOS, Saatnya Beralih ke Google Pixel Foldable!
Kabarnya Google akan ikut meramaikan pasar smartphone foldable dengan merilis Google Pixel Foldable. User iOS harus siap-siap beralih nih!