Millennials Harus Paham Apa Itu Aset Digital
Kenapa Aset Digital itu Penting Banget Sih Buat Millenials?

Millennials Harus Paham Apa Itu Aset Digital
Apa yang ada dalam pikiran kisanak kalau sekarang ditanya mengenai aset digital? Mungkin yang terlintas di kepala kisanak, aset digital adalah aset yang cuma bisa dimiliki melalui perantara teknologi. Nggak heran sih kalau kisanak menganggap kalau aset digital ini berupa saham, reksadana, dan bitcoin yang hanya bisa dibeli secara online melalui pialang. 

Tapi kisanak tau nggak sih kalau sebenarnya aset digital ini ternyata adalah segala macam tulisan atau media yang diformat dalam bentuk file biner. Aset digital ini bisa dilihat sebagai barang nyata yang kita klaim kepemilikan dan kontrol atas nilainya. 


Biasanya aset digital ini dikategorikan menjadi gambar dan multimedia yang dikenal sebagai aset media dan konten tulisan. Seiring majunya teknologi, aset digital ini merupakan data-data yang terus hadir terlepas dari perangkat tempat aset digital itu disimpan atau dibuat. Dan seiring berkembangnya teknologi, pertumbuhan manajemen aset digital juga turut melonjak.


Jenis-jenis Aset Digital


1. Investasi Mata Uang Crypto


Jenis aset digital mata uang crypto adalah salah satu bentuk investasi aset digital yang masih menjadi kontroversi di Indonesia. Kenapa? Karena sampai saat ini di Indonesia belum ada aturan jelas mengenai investasi aset digital dalam bentuk mata uang crypto.


Kalau kisanak belum tau, mata uang crypto atau cryptocurrency ini adalah sebua mata uang digital yang pertama kali diperkenalkan oleh Satoshi Nakamoto. Doi adalah penemu salah satu produk dari mata uang crypto yang kita kenal sebagai Bitcoin.


2. Investasi Reksa Dana dan Saham


Hampir sama dengan jenis investasi aset digital mata uang crypto, insvestasi aset digital jenis reksa dana dan saham adalah salah satu investasi aset digital yang paling sering kisanak dengar. Saat ini investasi reksa dana dan saham termasuk ke dalam investasi aset digital karena transaksinya sudah bisa dilakukan secara online melalui pialang atau marketplace lainnya.


3. Sosial Media


Aset digital selanjutnya udah dijamin nggak akan asing di telinga kisanak. Ngaku deh, siapa di sini yang follow banyak influencer atau selebgram di akun sosial medianya. Nah, akun sosial media para selebgram dan influencer ini adalah salah satu bentuk aset digital loh.


Para influencer ini telah membangun jejak digital atau image yang dapat mempengaruhi para pengikutnya. Dengan banyaknya jumlah followers yang dimiliki, akun sosial media yang mereka miliki ini menjadi salah satu bentuk dari aset digital yang paling umum kita ketahui.


Manfaat Aset Digital


Karena sekarang kisanak udah tau kalau kisanak pasti memiliki aset digital, sekarang saatnya kisanak harus tau juga manfaat penting dalam memiliki aset digital. Aapa aja tuh?


1. Membentuk Citra Diri


Tadi kan udah disinggung kalau salah satu aset digital yang paling umum dimiliki adalah sosial media. Mulai dari Facebook, LinkedIn, Instragram, atau Twitter, dengan memiliki aset digital berupa sosial media kisanak dapat membentuk citra diri agar bisa dikenal oleh orang banyak.


Sadar nggak sadar, sosial media ini memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Yaaa, nggak bisa dipungkiri juga sih kalau sosial media sebagai aset digital ini memiliki pengaruh besar dalam menentukan citra dan karakter diri kita di masyarakat.


2. Alternatif Pemasukan Pasif


Dengan memiliki aset digital berupa followers di sosial media, nggak menutup kemungkinan kalau bakal ada banyak brand yang ingin mengiklankan produk mereka di laman sosial media kamu. Udah bisa dipastikan juga kalau pundi-pundi uang bakal masuk ke kantong kisanak sebagai pemasukan pasif.


Sama halnya dengan investasi aset digital, kalau kisanak memiliki portofolio saham dan reksa dana, pemasukan pasif kisanak juga semakin bertambah.


Gimana kisanak, udah memikirkan belum nih untuk punya aset digital dalam bentuk apa? Jangan sampai salah pilih ya!

Latest Posts

 

Sign in to leave a comment
Seberapa Penting Sih Web Application Security?
Kira-kira apa yang terjadi kalau kita meremehkan Web Application Security ya?