Kiat-Kiat Agar Aktivitas Coding-mu Berjalan Lancar
Kali ini Qatros akan membagikan kiat-kiat khusus agar aktivitas coding-mu dapat berjalan lancar.



Coding boleh dibilang sebagai satu bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan seorang programmer. Sebagai salah satu bagian dari komunitas teknologi di Indonesia, startup Jogja, Qatros Teknologi Nusantara dengan segala kerendahan hati akan membagikan kiat-kiat agar aktivitas coding-mu dapat berjalan sukses.


Dalam sehari, seorang programmer boleh jadi akan menghabiskan waktunya setidaknya 7 jam di depan komputer. Tentu hitungan waktu itu bukanlah waktu yang sebentar. Dengan waktu 7 jam, setidaknya kisanak sudah bisa PP Yogya - Solo sebanyak 2 kali jika menggunakan kendaraan pribadi.

Meskipun sangat familiar dengan bahasa pemrograman, karena memang hampir setiap hari bersinggungan dengan hal tersebut, bukan berarti programmer tidak pernah merasakan pusing ketika membaca atau menuliskan coding. Programmer bukan karakter Neo dalam film trilogi Matrix yang bisa membaca deretan code pemrograman menjadi suatu gambaran visual!

Tabir kiat-kiat yang kami buka di sini bisa banget untuk dipraktekkan secara langsung. Baik programmer yang baru saja merintis karir ataupun programmer yang sudah memakan banyak asam garam kehidupan, semua memungkinkan untuk melakukan kiat-kiat ini. Jadi, langsung saja. Gas. 

Mandi Dulu Sebelum Coding

Jangan meremehkan efek dari aktivitas mengguyur tubuh dengan air sebelum melakukan coding. Hal ini merupakan aktivitas yang perlu dilakukan, terlebih jika kamu orang yang bekerja dalam sebuah tim dan diharuskan untuk pergi ke kantor.

Selain mempunyai efek segar di badan, mandi akan membuat kolega dalam tim nyaman ketika bersebelahan dengan kamu. Ada juga efek lain segar pada pikiran yang ditimbulkan seusai mandi.

Jangan lupa untuk memakai wewangian dan ganti baju. Dua hal tersebut akan membuat kesegaranmu makin paripurna. Ceileh~


Siapkan Perbekalan Sebelum Coding

Siapkan perbekalan sebelum berperang. Sesuaikan perbekalan dengan preferensi masing-masing. Apabila kamu tipikal programmer yang memiliki adiksi dengan kafein atau nikotin, pilihlah produk-produk yang memang kamu sukai untuk berada di sampingmu. 

Ada juga tipikal programmer yang membawa bekal mental dan tirai rohani. Jadi, pada intinya sesuaikan deh sama karakter dan preferensi masing-masing.

Membekali diri dengan pola pikir kritis, mental untuk menyelesaikan masalah, dan tidak takut untuk membuat kesalahan merupakan modal besar untuk melakukan aktivitas coding. Perlu diingat, bekal lain seperti mindset ‘membuat coding untuk manusia, bukan mesin’ akan sangat membantu dalam pekerjaan. 

Akses Internet Harus Lancar Jaya

Dengan bekerja di bawah payung provider yang jempolan, pekerjaan kamu akan makin menjadi mudah. Banyak sekali data pekerjaan yang semuanya tersimpan secara daring, jadi jadi hampir tidak mungkin orang-orang yang menyimpan pekerjaannya secara daring bekerja tanpa yang namanya internet.

Saat harus dipertemukan dengan momen-momen internet ngadat atau no internet access, programmer yang membekali dirinya dengan mental baja dan tirai rohani akan membuat sanggup menyesuaikan diri dengan ritme yang cukup chaos. Di saat teman-temannya yang lain mengumpat, mereka mungkin hanya akan mengucap ungkapan yang bermuatan spiritual/rohani. 

Cari atau Ciptakan Kenyamanan

Kalau sudah nyaman, pasti betah berlama-lama. Waktu yang dilalui pun akan terasa begitu sebentar. Tahu-tahu sudah kelar aja jam kerja.

Sebisa mungkin membuat kesepakatan di dalam tim terkait standard dan design pattern yang akan dipakai. Jangan lupa terapkan metode penulisan clean code: yang artinya menulis coding dengan susunan yang baik, rapi, mengikuti standar dan format yang telah ditentukan. Pastikan pula membuat variabel-variabel yang manusiawi. Tiap anggota perlu untuk mematuhinya. Hal tersebut akan menciptakan kenyamanan dalam bekerja.

Jika ada kesalahan, tidak perlu membuat komentar yang panjang. Cukup menyebutkan inti dari permasalahan. Jangan menuliskan komentar jika memang coding yang dibuat oleh anggota yang lain sudah benar.

Kalau Capek, Istirahat Dulu

Apabila stuck, coba selingi pekerjaan dengan aktivitas lain. Memaksa diri untuk melakukan coding ketika sedang stuck bisa jadi akan membuat pekerjaan tidak karuan. 

Seperti ujaran para motivator-motivator kondang atau public figure yang gemar melakukan sosialisasi tentang self awareness, yang paling tahu tentang dirimu seharusnya dirimu sendiri. Jadi, sesuaikanlah momentum dan sikon dengan preferensi masing-masing.

Usahakan untuk memaksimalkan waktu non pekerjaan yang kamu miliki dengan hal-hal yang kamu sukai. Setidaknya hal tersebut dapat menjadi obat capek apabila kamu sedang stuck

Writer : Girindra P.C


Sign in to leave a comment
Apa itu SEO?
Langkah-langkah agar kontenmu ada di peringkat teratas search engine