Kemendagri Raih Penghargaan atas Penerapan Sistem Merit untuk Membangun Smart ASN
sistem merit untuk membangun Smart ASN adalah salah satu sistem manajemen sumber daya manusia di sebuah perusahaan.
Penghargaan kemendagri sistem merit Smart ASN

Kemendagri Raih Penghargaan atas Penerapan Sistem Merit untuk Membangun Smart ASN

Jakarta (28/01), Kementerian Dalam Negeri atau yang biasa kita tau sebagai Kemendagri menerima Penghargaan Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah pada 2020 tahun lalu. Kementerian Dalam Negeri mendapatkan penghargaan ini dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan Kategori Sangat Baik. 

Penghargaan Penerapan Sistem Merit ini diserahkan secara langsung oleh MenPAN-RB Tjahjo Kumolo kepada Sekretaris Jenderal Kemendagri, Muhammad Hudori, di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Untuk kamu yang belum tau tentang sistem merit, sistem ini adalah salah satu sistem manajemen sumber daya manusia. Sistem merit ini berkaitan dengan proses seleksi dan promosi pekerja untuk mempertimbangkan kompetensi dan kinerja para pegawai perusahaan. 

Lewat Sistem merit ini, penilaian kompetensi dan kinerja para pegawai bisa dilakukan dengan lebih adil. Di Indonesia sendiri udah mengatur sistem merit dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara loh, kisanak. Sistem merit ini nggak cuma dipakai oleh Kemendagri loh rupanya, karena sistem merit ini sejatinya lebih banyak dipakai di sektor swasta. 

Salah satu sektor yang menggunakan sistem merit ini adalah perusahaan startup. Justru penggunaan sistem merit di Kemendagri ini muncul setelah sistem merit ini diadopsi ke pelayanan publik sampai politik. Hingga sekarang kisanak udah tau nih kalau regulasi sistem merit ini juga digunakan oleh Aparatur Sipil Negara.

Oh Iya bahas tentang Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dalam UU tersebut sistem merit didefinisikan sebagai kebijakan dan manajemen ASN yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar.

Tujuan Penerapan Sistem Merit

Nah tujuan penerapan sistem merit ini adalah untuk memastikan jabatan birokrasi pemerintah diduduki oleh orang-orang profesional yang memiliki kompetensi yang baik. Dikutip dari situs resmi Kemendagri, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan mengatakan, “Alhamdulillah tadi penghargaan diterima Bapak Sekjen. Penghargaan ini tentu sebagai bukti keseriusan Kemendagri dalam melakukan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur untuk mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas, dan berkinerja tinggi".

Salah satu faktor kesuksesan Kemendagri dalam mendapatkan Penghargaan Penerapan Sistem Merit ASN adalah dengan menggunakan aplikasi berbasis website bernama SIMON. SIMON sendiri merupakan kependekan dari Sistem Monitoring Kepegawaian Dalam Negeri. Keren nih!

Ngomongin soal SIMON, aplikasi berbasis web ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam membangun generasi Smart ASN yang inovatif, adaptif, dan progresif untuk mewujudkan birokrasi kelas dunia.

“Smart ASN diharapkan dapat menjadi digital talent dan digital leader yang nantinya siap mendukung transformasi birokrasi digital di era revolusi industri 4.0,” kata Sekretaris Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Mudzakir, Selasa (19/05/2020).

Selamat dan sukses Kemendagri, senang sekali Qatros bisa membantu mewujudkan sistem Merit yang ada di Kemendagri.


Sources: Menpan Kemendagri

Latest Posts

Sign in to leave a comment
Mengenal Apa Itu Microcopy?
microcopy atau mikroteks ini adalah sebuah penulisan kreatif dari teks atau frase yang ada dalam sebuah interface sebuah aplikasi, website, atau konten.