Catatan Millennials, ada yang kerja tapi bukan dikerjain
Odoo • Image and Text

Ada yang kerja tapi bukan dikerjain, emang apaan?


ngantor banget cuy, anak millennials masih jaman kerja pake kemeja, sepatu pantofel, celana rapih, duduk di meja terkotak-kotak, ditengah kemajuan teknologi budaya kerja kita pun udah mengikutin, sebenernya gak penting-penting banget dateng ke kantor, yang penting kerjaan lu selesai. Nah apasih bedanya kerja di korporasi dan startup?

Budaya kerja korporasi

mulai dari kata korporasi, agar lebih jelas tentang korporasi. Jadi ada beberapa istilah dari beberapai negara, yaitu Belanda dengan istilah corporatie, Inggris dengan istilah corporation, Jerman dengan istilah corporation, dan bahasa latin corporation. nah korporasi itu adalah kelompok orang yang "mendirikan badan" atau bahasa standarnya perusahaan.

Trus gimana budaya kerja korporasi? bahasanya gini korporasi memberikan hal yang berbeda. Korporasi itu sendiri perusahaan yang tidak harus menjadi orang nya tau semua hal, tetapi fokus terhadap satu pekerjaan aja.

Korporasi biasanya cara kerjanya dari atas ke bawah, maksudnya apa yang kamu kerjaan dapet perintah dari atasan lalu diterima oleh bawahan, dan hal itu di sesuaikan oleh jabatan yang mereka jalani. Dunia korporasi punya kenaikan gaji yang berkala seperti setiap tahun gajinya naik 300ribu, uang tunjangan, dan fasilitas kantor. 

Tetapi, bekerja di dunia korporasi akan terlihat jadul banget dan terasa jenuh, bisa aja atasan lu ngasih task kerjaan seenaknya aja, serasa dikerjain gak sih bikin terasa monoton, berbeda ya bekerja di lingkup startup. Si millenials jaman now lebih tertarik pada dunia startup. Nah kenapa sih dunia startup?

Budaya kerja Startup

Pastinya gak asing denger kata Startup, apa sih Startup itu? Startup adalah perusahaan yang baru berdiri dalam pengembangan dan riset untuk menemukan masalah-masalah yang ada untuk memberikan solusi terbarukan.

Pernah gak sih kamu lihat temen mu berangkat kerja pake kaos, celana jeans, sepatu sneakers, bawa tas slempang isinya laptop yang kadang ngantornya di cafe? begitulah style anak-anak startup karena kemajuan teknologi yang begitu pesat kadang kita gak perlu ngantor, karena budaya kerja yang dibangun startup adalah kerja fleksibel yang waktu kerjanya ditentukan oleh pekerjaannya, kantor juga bisa dimana aja, secara gaji pun menjanjikan.

Sebagai perusahaan baru dengan pegawai dibawah ratusan, startup biasanya menghilangkan hierarki kepegawaian antara bos dan karyawan, hal ini lebih membuat atasan dan bawahan lebih fleksibel juga, nah budaya startup kebalikan dari korporat yaitu bottom to up maksudnya adalah kita bekerja sebagai team bukan seperti korporat yang memiliki hierarki bos dan karyawan, tetapi lebih berkolaborasi dan memecahkan masalah secara gotong royong.

Nah, itulah perbedaan budaya kerja dalam dunia korporasi dan startup. tetapi masih banyak lagi perbedaan lain yang membuat budaya kerja itu saling menguntungkan kedua belah pihak. Kalau kamu tertarik bekerja dimana, di korporasi atau startup?.


Latest Posts

Sign in to leave a comment
Memanfaatkan teknologi di tengah wabah corona