Apple Rilis iPhone 12 dengan Teknologi LiDAR Sensor
Apa sih LiDAR Sensor? Emang iPhone 12 itu Perlu LiDAR Sensor ya?

LIDAR SENSOR APPLE

Kalau kisanak kemarin ingat sama perilisan iPad Pro 2020 terbaru, pasti kisanak udah nggak asing sama inovasi yang dirilis Apple yang disebut LiDAR Sensor. Bulan Maret 2020 kemarin, Apple baru aja merilis iPad Pro 2020 terbarunya dengan sensor khusus bernama LiDAR. Sebenarnya sih kalau dilihat dari bentuk fisiknya, iPad Pro 2020 ini nggak jauh beda sama iPad Pro 2018, cuma beda bentuk kamera belakang karena ada LiDAR Sensornya aja.


Bulan Maret kemarin, Apple merilis iPad Pro 2020 dengan body yang kembali mengusung ciri khas dari iPhone 4 dan 5. Nggak cuma itu aja, Apple juga menyematkan sebuah inovasi terbarunya di bagian belakang iPad Pro 2020. Inovasi yang diberikan Apple ini adalah sebuah inovasi berupa sebuah sensor yang diberi nama LiDAR sensor. Kisanak udah tau belum, apa itu LiDAR sensor? Kalau belum, mari kita bahas!

Setelah kemarin Apple merilis LiDAR Sensor di iPad Pro 2020, banyak yang makin penasaran sama LiDAR Sensor yang ada di iPad Pro 2020. Nggak heran sih, setelah sekian lama Apple hanya merilis produk-produk tanpa inovasi yang kece bin keren, kehadiran LiDAR Sensor di Apple ini jadi angin segar bagi para pecinta teknologi, terutama para penggemar Apple.

Yak, selain kecanggihan portabilitas dan kemampuan bionic processor-nya, Apple kini telah memperkenalkan teknologi LiDAR Sensor. Seperti yang kisanak udah tau, Apple nggak cuma merilis iPad dengan tiga buah kamera aja.

Hal ini jadi hal yang cukup mengejutkan bagi para penggemar Apple nih. Pasalnya, kehadiran LiDAR Sensor ini masih asing di telinga para pengguna setia produk-produk Apple.

Biasanya, LiDAR Sensor ini hanya bisa ditemukan di dalam perangkat atau device yang lebih besar dan spesifik. Tapi, dengan kemunculan LiDAR Sensor di iPad Pro 2020, Apple berhasil menyematkan teknologi LiDAR Sensor ke dalam device yang lebih kecil.

Lebih kerennya lagi, LiDAR Sensor ini nggak cuma ada di iPad Pro 2020. Tapi kabarnya Apple akan menghadirkan teknologi LiDAR Sensor di iPhone 12 yang akan dirilis bulan ini. Dan nggak cuma iPhone aja, kompetitor dari Asia, Huawei juga bakal menghadirkan LiDAR Sensor lewat Honor. Wah, jadi persaingan inovasi nih?

Terus apa itu LiDAR Sensor?

Konon katanya, dari petapa di Laut Selatan Samudera Hindia, LiDAR Sensor ini adalah sebuah teknologi yang dimanfaatkan untuk memperkaya pengalaman AR atau Augmented Reality para penggunanya. Hah? Apa tuh Augmented Reality?

Augmented Reality adalah sebuah teknologi yang dapat menggabungkan beda maya dua dan tiga dimensi ke dalam lingkungan nyata tiga dimensi. Kemudian lewat LiDAR Sensor ini, kisanak dapat memproyeksikan benda-benda maya tersebut melalui ponsel yang telah disematkan LiDAR Sensor.

LiDAR Sensor ini merupakan singkatan dari Light Detection and Ranging. Dari namanya, kisanak udah bisa menebak kalau LiDAR Sensor ini adalah sebuah teknologi peraba atau scanning jarak jauh menggunakan optik yang dapat mengukur properti cahaya yang tersebar. Fungsinya adalah untuk menemukan jarak atau informasi lain dari target yang berada di jarak yang jauh.

Hampir sama dengan Sonar dan Radar, bedanya LiDAR Sensor ini memiliki metode identifikasi dengan menggunakan pulsa laser. LiDAR Sensor sendiri dikembangkan pertama kali di tahun 1961 oleh Malcolm Stitch dari Hughes Aircraft Company. Malcolm adalah orang yang memperkenalkan teknologi LiDAR Sensor modern seperti yang kisanak kenal sekarang.

Awalnya LiDAR Sensor ini dikenal sebagai Colidar atau Coherent Light Detecting and Ranging. Dari sini muncul Colidar Mark II, teknologi ini berbentuk pengintai laser yang mirip senapan besar yang diproduksi di tahun 1963 untuk kebutuhan militer.

Macam-macam LiDAR

Sama seperti teknologi lainnya, LiDAR Sensor ini juga punya jenis-jenisnya. Seperti:

LiDAR Sensor berbasis orientasi

LiDAR Sensor jenis ini dapat diorientasikan ke berbagai arah. Contohnya Altimeter LiDAR yang diarahkan ke bawah dan LiDAR Atmosfer yang dihadapkan ke atas.

LiDAR Sensor berbasis platform

LiDAR Sensor bisa dibagi menjadi dua tipe yaitu udara dan darat. Keduanya membutuhkan pemindai dengan spesifikasi beragam dengan tujuan dan kebutuhan untuk koleksi data dan pengukuran area.

Dalam keseharian kita, LiDAR Sensor ini ternyata udah bisa kalian temukan jauh sebelum Apple merilis iPad Pro 2020 dan calon iPhone 12 nanti. Kisanak bisa melihat penerapan teknologi LiDAR Sensor ini pada dunia Arkeologi, Militer, Astronomi, Mekanika buatan, robotik, dan lain sebagainya.

Dan semakin berjalannya waktu, LiDAR Sensor ini semakin berkembang pula loh kisanak. LiDAR Sensor berevolusi menjadi sebuah perangkat yang semakin portable dan compact. Ya buktinya kisanak bisa menemukan LiDAR Sensor ini pada perangkat iPad Pro 2020 dan calon iPhone 12.

Begitu, kisanak! Sekarang udah paham kan kalau LiDAR Sensor ini sebenarnya sangat berguna? Menurut kalian gimana nih, tulis tanggapan kalian di kolom komentar ya!

Latest Posts


Sign in to leave a comment
Susahnya jadi Anak UI dan UX Desainer
Kerjaan Apa Lagi Sih UI dan UX Desainer itu?