Apa Itu Integration Testing?
Apa Itu Integration Testing? Adalah sebuah tahap dimana hasil dari penggabungan unit-unit atau komponen aplikasi yang berinteraksi di dalam software diuji coba.

Apa Itu Integration Testing?

Apa Itu Integration Testing? Adalah sebuah tahap dimana hasil dari penggabungan unit-unit atau komponen aplikasi yang berinteraksi di dalam software diuji coba.

Bukan jadi hal yang aneh lagi dan kita semua juga udah tau kalau sebelum sebuah software atau aplikasi yang sedang dikembangkan, pastinya bakal melewati serangkaian tes terlebih dahulu. Salah satu proses tes pengecekan yang harus dilalui adalah integration testing. Pengecekan melalui integration testing ini harus dilakukan supaya nantinya nggak ada kesalahan saat penggunaan oleh para user software atau aplikasi yang sudah dirilis.

Apa itu Integration Testing?

Menurut petapa genit di Konoha, integration testing adalah sebuah tahap dimana hasil dari penggabungan unit-unit atau komponen aplikasi yang berinteraksi di dalam software diuji coba. Integration testing ini dilakukan setelah unit testing selesai dan sebelum sistem testing dilakukan. Jadi, integration testing ini ada di antara unit dan sistem testing, kisanak.

Integration testing ini biasanya dilakukan dengan menguji cara kerja unit-unit aplikasi atau software yang sedang dikembangkan ketika sudah dikombinasikan. Integration testing dilakukan dengan tujuan untuk menguji apakah semua komponen yang berinteraksi dapat berjalan dengan baik atau tidak.

Pada saat integration testing, para tester benar-benar melakukan automate testing terhadap aplikasi dan software yang sedang dikembangkan, Caranya adalah dengan menjalankan aplikasi kita termasuk dengan dependensi service dari aplikasi dan software yang dibuat. Contohnya seperti database atau service third party.

Dalam kata lain, integration testing ini adalah sebuah metode yang berfungsi untuk menguji software dan aplikasi dengan membandingkan antara output yang udah dirancang dengan input yang dihasilkan.

Apa sih tujuan Integration Testing?

Seperti yang udah Qatros singgung di atas, Integration testing ini memiliki tujuan untuk:

1. Memeriksa sebuah aplikasi atau software dapat berfungsi atau berjalan dengan baik

2. Memeriksa kinerja dari sebuah aplikasi dan software

3. Mengetes struktur program yang sudah dirancang.

Oh Iya kisanak, ada tiga teknik loh untuk melakukan integration testing yang wajib dikuasai oleh para tester. Bisa dibilang, tiga teknik ini merupakan teknik klasik dan paling umum dimana biasa digunakan para tester untuk integration testing. Apa aja tuh?

1. Bigbang Integration Testing

Teknik pertama dari integration testing ini merupakan sebuah strategi pengujian dimana semua unit yang terkait bakal diuji secara bersamaan. Teknik integration testing ini cocok banget untuk sistem yang nggak terlalu besar dan semua pengujiannya dapat selesai sebelum pengujian integrasi dimulai.

2. Top down integration testing

Kalo yang ini adalah metode pengujian integration testing dimana tahap-tahapnya berlangsung dari atas ke bawah. Sesuai maksudnya, pengujian integration testing dengan menggunakan metode ini mengikuti aliran kontrol atau struktur arsitektur.

3. Bottom up integration testing

Dan terakhir, persis kayak namanya, metode integration testing yang ketiga ini adalah metode pengujian yang dilakukan dari bawah hingga berlanjut ke atas. Kelebihan integration testing dengan menggunakan metode ini adalah bug yang terjadi pada sistem dapat dengan lebih mudah ditemukan loh kisanak.

Setelah baca artikel ini, kisanak udah makin paham kan sama integration testing? Kalau belum, coba baca lebih dalam lagi. Pelan-pelan aja, kayak lagi coba memahami isi hati gebetan kisanak hehehe!


Sign in to leave a comment
Yuk Kenalan Sama Edge Computing!
Apa bedanya Edge Computing sama Cloud Computing??