Ilustrasi estimasi biaya pembuatan aplikasi

Berapa Biaya Bikin Aplikasi? Panduan Lengkap 2026

📅 5 Agustus 2026✍️ Tim Qatros📂 Bisnis & Teknologi

Pertanyaan pertama yang selalu muncul: "Berapa biaya bikin aplikasi?" Jawabannya tidak sesederhana satu angka. Biaya pembuatan aplikasi tergantung pada kompleksitas, platform, fitur, dan banyak faktor lainnya.

Berikut estimasi biaya berdasarkan kategori proyek — menggunakan standar pasar software house Indonesia tahun 2026.

Kategori dan Estimasi Biaya

Aplikasi Sederhana (Landing Page, Company Profile)

Estimasi: Rp 15–50 juta | Durasi: 2–6 minggu. Cocok untuk: website perusahaan, landing page marketing, portfolio online. Fitur standar: 3–5 halaman, responsif, form kontak, integrasi WhatsApp.

Aplikasi Bisnis Menengah (ERP, Inventory, CRM)

Estimasi: Rp 100–300 juta | Durasi: 3–6 bulan. Cocok untuk: sistem inventori, aplikasi manajemen karyawan, dashboard analytics. Fitur: multi-user, role-based access, reporting, integrasi API.

Aplikasi Kompleks (Marketplace, Super App, Platform)

Estimasi: Rp 500 juta – 2 miliar+ | Durasi: 6–18 bulan. Cocok untuk: marketplace multi-vendor, aplikasi on-demand, platform SaaS. Fitur: real-time processing, payment gateway, AI/ML integration, multi-platform.

Komponen Biaya

Biaya Tersembunyi yang Sering Terlupakan

Banyak klien hanya menghitung biaya development awal. Padahal ada biaya lain yang perlu dianggarkan:

Tips Menghemat Biaya Tanpa Mengorbankan Kualitas

1. Mulai dengan MVP — bangun versi minimal dulu, validasi ke market, baru tambah fitur.
2. Pilih tech stack yang tepat — jangan over-engineer untuk proyek kecil.
3. Gunakan jasa konsultasi dulu — layanan Ngampu Qatros bisa membantu Anda memetakan kebutuhan sebelum development, menghindari scope creep yang mahal.

Ingin tahu estimasi biaya untuk proyek spesifik Anda?

Konsultasi Gratis 30 Menit →